Tidak terasa sudah bulan mei tepat hari ketiga di bulan Mei tahun 2017. Setelah kemarin tanggal 1 Mei 2017 yang pada kalender berwarna merah. Hari itu menandakan hari libur. Emang hari apaan?

Di sana tertulis hari Hari Buruh Internasional. Di Indonesia sendiri masyarakat sudah mengenal dan memperingati hari buruh sejak tahun 1920 yakni pada tanggal 1 Mei. Namun belum diberlakukan libur secara nasional.

Pada tahun 2013, Pemerintah RI melalui Peraturan Presiden pada masa pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudoyono menetapkan Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei sebagai libur nasional. Namun karena penetapan tersebut dilakukan setelah bulan Mei 2014, maka libur nasional hari buruh baru mulai berlaku efektif pada tahun 2014 dan seterusnya.

Hari keduanya yakni tanggal 2 Mei 2017 merupakan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS). Berbagai kalangan mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional. Namun, apakah pendidikan di Indonesia sudah berubah? Berubah dalam artian bukan sistem pendidikannya. Tetapi karakter pelajar di jaman ini.

Hari Pendidikan Nasional yang bertetapan dengan hari pengumuman kelulusan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA atau SMK. Beberapa pelajar masih banyak mempertahankan tradisi turun-temurun, dengan mencoret-coret baju sekolah dan konvoi di jalanan.

Aksi coret-coret dan konvoi pelajar SMA/K yang merayakan kelulusannya mendapat banya nyinyiran. Ada yang bilang inilah kado istimewa HARDIKNAS. Masih coret-coret baju dan konvoi, dan semacamnya.

Lalu? Apakah tidak ada kegiatan lain yang memang lebih bermanfaat mengucap rasa syukur dari momentum seperti ini? Bisa dengan memberikan santunan, sedekah, atau selamatan di lingkungan sendiri.

Eh iya, pastinya ada yang bilang, ah itu kuno dan katro ngga gaya, munafik lo!. Upss..

Ah sudah, bersambung.

Hari ketiga ini tepat tanggal 3 Mei (ya jelas dong) saya bersiap-siap untuk program Try Out Ujian Sekolah siswa-siswi kelas 6 SD Negeri Kalikudi 01. Try Out ini merupakan kali ketiga yang merupakan sistemnya sama persis dengan proses Ujian Sekolah mendatang.

Sebelumnya sudah dilaksanakan dua kali Try Out Ujian Sekolah. Namun, pelaksanaannya masih biasa hanya masing-masing guru sekolah tersebut yang mengawasi. Berbeda dengan Try Out yang ketiga ini. Sisitemnya sama persis dengan pelaksanaan Ujian Sekolah.

Guru-guru pengawas Try Out Ujian Sekolah disilang dengan sekolah lain dalam satu kecamatan. Pelaksanaan yang sama persis dengan Ujian Sekolah mendatang, diharapkan para siswa kelas 6 tahu bagaimana rasanya prosesi Ujian Sekolah mendatang. Pengawas yang berbeda dengan guru sekolahnya.

Nah, itu baru tiga hari. Belum yang hari-hari selanjutnya, entah mau bagaimana saya juga tidak tahu. Yang jelas, selamat datang bulan Mei. Bulan dengan 31 jumlah harinya.

Iklan