Linux ringan? Mungkin akan cocok buat komputer lawas. Sejatinya Linux memang sudang ringan dibanding sistem operasi lain. Ide ini muncul ketika saya mendapatkan pelanggan saat punya komputer lawas yang ingin diservis. Kenapa tidak? Lah wong pelanggan itu temen saya pastinya minta bantuan ke temen juga. Saat itu saya terlintas kenapa tidak diinstal linux saja. Tapi kan spesifikasi komputernya rendah.

Cara googling memang ampuh untuk mencarai referensi. Setidak saya menemukan beberapa daftar linux yang bisa diinstal pada komputer lawas. Namun saya ambil hanya beberapa linux ringan untuk bahan referensi sendiri maupun para pengguna baru yang akan menginstal linux pada komputer lawas.

Beberapa distribusi Linux yang ringan itu antara lain:

Damn Small Linux

Mendengar namanya saja sudah terlihat bahwa opersi sistem Linux ini kecil. Ya benar, memang Damn Small Linux atau bisa kita sebut dengan nama DSL merupakan sistem operasi Linux turunan yang ringan. DSL memiliki berbagai aplikasi yang dikemas hanya berukuran 50 Mb saja. Selain itu, sistem operasi ini juga bisa diinstal pada media penyimpanan seperti kartu memori, usb dan lain-lain. DSL ini juga hasil dari turunan Knoppix yang berbarti menjadi cucunya Debian. Aplikasi yang dikemas pada sistem operasi ini yakni multimedia, office, web browser, grafit editor, images viewer, mail dan berbagai aksesoris lainnya.

DSmallLinux

Puppy Linux

Distro Linux ini dikemas sangat kecil yang bisa berjalan pada RAM saja. Tapi jangan anggap ukurannya kecil tidak memiliki fitur aplikasi yang mumpuni. Puppy Linux biarpun kecil namun memiliki berbagai aplikasi yang komplit. Seperti aplikasi AbiWord word-procecor, Gnumeric spreadsheets, Sodipodi untuk mengganmbar dalam bentuk vektor, mtPaint untuk melukism dalam bentuk bitmap atau mengedit foto, Gxine untuk memutar musik dan video.

puppy linux

Tiny Core Linux

Lagi-lagi namanya sudah memiliki arti yaitu kecil. Distro ini memiliki 10 Mb GUI dekstop yang dapat booting di dalam CDROM, PenDrive Linux maupun dari harddisk. Inti sistem Linux ini berjalan seluruhnya dari RAM sehingga memungkinan untuk berjalan dan prosesnya cepat. Dari kemampuannya yang cepat namun sistem Linux ini juga memiliki keterbatasan. Dia tidak memiliki kelengkapan untuk mensupport berbagai hardware. Namun Tini Core Linux memberikan full control dari pengguna pada aplikasi untuk menginstal hardware yang men-support sistem ini.

Tiny-Core-Linux

antiX

Distro ini membutuhkan 310 Mb RAM untuk menjalankan sistem. Di dalamnya sudah terinstal aplikasi yang mendukung seperti Abiword, text editor, Gnumeric spreadsheet, Iceweasel browser, Pidgin instan messenger, Mplayer media player, Xchat chat clinet, Mtpaint graphic editor dan xpdf.

MEPIS_antiX_8

SimpleLinux

Linux ini diturunkan dari distro Slackware yang berbasis Slax. Sistem Linux ini juga dikemas dengan minimalis namun lengkap dengan aplikasi. Sperti aplikasi multimedia, internet, perkantoran dan masih banyak lagi. Selain itu juga aplikasi tambahan seperti print, scan, dan burning CD atau DVD. Dengan menggunakan XFCE Windows Manager maka Linux ini akan berjalan dengan proses yang cepat.

Simplelinux

Lubuntu

Linux ini memang turunan dari Ubuntu. Tetapi dibuat dengan lebih ringan dari aslinya. Dengan menggunakan dekstop LXDE menjadikan proses window manager labih cepat. Selain itu juga Lubuntu menggunakan memori RAM yang sedikit untuk digunakan pada netbook dan komputer-komputer lawas.

Lubuntu_12_04

Masih banyak lagi jenis linux yang ringan untuk netbook dan komputer lawas. Kalian bisa gooling untuk mencari referensi tambahan.

Referensi

http://www.techradar.com/news/software/operating-systems/8-of-the-best-tiny-linux-distros-683552

Iklan